Aktivis Orangutan Tagih Janji Gubernur DKI
Source : Kurniawan Tri/ Arwani, 4 Agustus 2011 – 13:5 WIB
Link : http://www.vhrmedia.com/2010/detail.php?.e=3684
Gubernur Fauzi Bowo menjanjikan perbaikan kesejahteraan orangutan di Ragunan. Hingga dua tahun janji belum juga terealisasi.

VHRmedia, Jakarta – Aktivis Centre for Orangutan Protection (COP) dan Jakarta Animal Aid Network (JAAN) menggelar aksi di Balai Kota Jakarta, Kamis (4/8). Mereka menagih janji Guberbur Fauzi Bowo yang menjanjikan perbaikan kondisi dan kesejahteraan orangutan di Taman Margasatwa Ragunan.
Selama 10 tahun terakhir kondisi orangutan di Ragunan kian mengkhawatirkan. “Dua tahun yang lalu kami menemui Gubernur Fauzi Bowo. Dia berjanji akan ada perubahan dan perbaikan. Namun, hingga kini orangutan masih di kandang yang mengerikan, kekurangan makanan, dan perawatan buruk,” kata Daniek Hendarto, koordinator Ex-Situ dari COP.
Menurut Daniek, orangutan di Ragunan umumnya asal Kalimantan. Sebagian korban perdagangan hewan ilegal. Populasi orangutan liar terus menurun 3.000 hingga 5.000 ekor per tahun. Hal itu disebabkan penggundulan hutan dan perburuan. Kini populasi orangutan diperkirakan tinggal 55 ribu ekor. “Kalau terus dibiarkan, bisa jadi akan mengalami kepunahan dalam 5 hingga 10 tahun mendatang.”
Daniek menilai sistem perawatan satwa di Taman Margasatwa Ragunan tidak berbasis kesejahteraan satwa. Orangutan selalu diposisikan sebagai tahanan. Tidak bisa mengekspresikan diri ataupun bermain. “Sangat memprihatinkan. Masih jauh dari sejahtera. Karena pengelolaan kebun binatang di Ragunan masih konvensional,” katanya. (E4)
Foto: VHRmedia / Kurniawan TY


TARGET="_blank">

